7 Langkah Awal Memulai Usaha Rumahan

0 71

Ingin memulai usaha rumahan? Ada banyak tugas yang harus Anda selesaikan. Tugas-tugas tersebut memang terlihat merepotkan. Untuk memberikan panduan bagi Anda agar lebih mudah, ini tujuh langkah awal memulai usaha rumahan.

Memulai usaha rumahan bagi pemula sering kali merepotkan. Ada banyak hal yang harus disiapkan sebelum benar-benar menjalankan usaha tersebut. Jika tanpa persiapan yang baik, bisnis atau usaha rumahan berpotensi untuk mengalami kegagalan.

Berikut ini panduan langkah awal memulai usaha rumahan.

Pertama-tama, Anda perlu meneliti, merencanakan dan memulai langkah-langkah awal dalam meluncurkan usaha rumahan. Jika sudah dilakukan, Anda akan meletakkan pondasi kuat di bisnis tersebut. Langkah berikutnya, Anda harus mempelajari bagaimana pemasaran dan promosi yang tepat terkait bisnis.

Sebelum memulainya, pastikan Anda mempunyai pola pikir dan dorongan yang tepat agar berhasil dalam usaha dari rumah. Sebenarnya, membangun bisnis rumahan itu tidak sulit, tetapi dibutuhkan ketekunan dan kerja keras.

Selain itu, dibutuhkan komitmen yang kuat untuk menjalankan bisnis dari rumah dengan meluangkan waktu dalam memulai dan menjalankannya. Bahkan, jika Anda memiliki kesibukan, ada cara tertentu untuk meluangkan waktu dalam membangun usaha rumahan tersebut.

Pertama: Putuskan Memulai Bisnis Apa

Langkah ini sebenarnya memerlukan lebih banyak waktu karena selain hanya mendapatkan ide bisnis yang menarik, Anda harus mencari ide usaha yang layak secara finansial.

Yang perlu dilakukan di langkah awal memulai usaha rumahan poin pertama ini adalah membuat daftar ide bisnis rumahan yang menarik bagi Anda. Apabila tidak yakin bisnis apa yang mau dijalankan, pertimbangkan bakat, minat, atau passion Anda. Referensi ide bisnis rumahan juga dapat ditemukan secara online di Portal Bisnis.

Berikutnya, cari tahu apakah ide bisnis yang dipilih tersebut berpotensi menguntungkan dengan cara melakukan riset terlebih dahulu. Faktor yang juga perlu dipertimbangkan adalah apakah Anda memiliki komitmen atau tidak dengan bisnis jangka panjang, modal finansial untuk memulai, apakah ada pasar yang membutuhkan, dan faktor lainnya.

Kedua: Ciptakan Visi dan Tujuan Usaha Anda

Banyak orang yang sekedar terjun ke usaha rumahan tanpa memiliki visi / tujuan yang jelas ke arah mana bisnis tersebut hendak dikembangkan. Orang-orang ini ingin kesuksesan, tetapi belum menentukan sukses itu seperti apa.

Apakah bisnis rumahan tersebut akan selalu menjadi bisnis sampingan saja atau akan dikembangkan menjadi bisnis penuh waktu sehingga memungkinkan bagi Anda untuk keluar dari pekerjaan saat ini? Apakah bisnis tersebut bisa dilakukan secara mobile? Apakah Anda ingin melunasi hutang-hutang atau menjadi kaya?

Coba Anda bayangkan usaha tersebut telah mencapai kesuksesan. Seperti apa bisnis yang sukses tersebut? Apa saja yang dijual? Dimana Anda tinggal dan seperti apa penampilan sehari-hari Anda?

Ketiga: Cermati Keuangan Anda

Walaupun Anda dapat memulai usaha rumahan tanpa modal dan menjalankan dengan biaya yang sedikit, perlu dipertimbangkan bahwa sering kali bisnis gagal karena kurangnya modal.

Yang perlu dipertimbangkan adalah kondisi finansial Anda saat ini, apa yang dibutuhkan dalam membangun bisnis, tujuan keuangan, dan berapa besar skala bisnis yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut. Inilah saatnya Anda menentukan harga produk / layanan untuk memastikan bisa menutup pengeluaran dan mendapatkan profit.

Keempat: Identifikasi Target Pasar Bisnis Anda

Kesuksesan dalam bisnis akan jauh lebih mudah dicapai dengan biaya lebih rendah jika menjual langsung ke target pasar yang telah ditentukan. Di target pasar ini, orang-orang membutuhkan dan mampu membayar apa yang Anda jual.

Hindari anggapan bahwa semua orang menginginkan produk / layanan yang Anda jual. Walaupun itu benar, sebagian besar kelompok yang menginginkan produk / layanan yang Anda tawarkan pastinya memiliki alasan yang berbeda.

Sebagai contoh, jika Anda menjual produk penurunan berat badan, ada beberapa alasan konsumen membeli produk tersebut. Sebagian membelinya bertujuan agar tubuhnya terlihat bagus, yang lainnya karena alasan kesehatan.

Mengetahui dengan detail alasan-alasan orang membeli sangatlah penting agar produk / layanan bisa dipasarkan kepada target yang tepat. Orang mencari solusi atas masalahnya. Ini berarti Anda harus mengetahui masalah apa yang perlu diselesaikan.

Kelima: Mengembangkan Unique Selling Point Bisnis Anda

Bisa jadi bisnis yang Anda jalankan bukanlah usaha yang menyediakan sesuatu yang benar-benar baru. Hal ini berarti Anda harus menemukan cara untuk memisahkan diri dari kompetitor.

Miliki Unique Selling Point (UPS) usaha Anda dan kembangkan. Fokuslah pada apa saja manfaat yang akan diterima klien atau pelanggan dari produk / layanan yang ditawarkan bisnis Anda.

Pembeli tidak peduli seberapa hebatnya Anda. Mereka hanya peduli apakah Anda dapat menyelesaikan masalah mereka atau memenuhi kebutuhannya.

Keenam: Membuat Nama Bisnis

Nama bisnis harus mewakili apa yang Anda tawarkan. Sebaiknya nama tersebut tidak terlalu sempit sehingga tidak bermasalah jika ingin memperluas bisnis Anda. Bisnis akan menjadi representasi dari merek Anda, maka berhati-hatilah saat membuatnya.

Pastikan merek tersebut belum digunakan atau sudah menjadi merek dagang. Juga, periksa apakah Anda dapat membeli nama domain dan jika tersedia, belilah.

Ketujuh: Membuat Rencana Bisnis

Langkah terakhir untuk melengkapi semua yang telah dilakukan dari keenam poin sebelumnya adalah membuat rencana bisnis yang lengkap. Bahkan, walaupun bisnis rumahan tersebut tidak butuh modal, rencana bisnis ini akan menjadi peta jalan yang membimbing Anda mencapai tujuan.

Rencana bisnis yang baik akan memperkuat kemana tujuan Anda, dimana Anda memulainya dan dimana akan berakhir. (Baca Juga: 5 Tips Menulis Rencana Bisnis)

Sumber www.thebalancesmb.com

Tinggalkan Balasan

Data Email Anda Aman dan Tidak Akan Pernah Disalahgunakan.