Cara Mendapatkan Uang dari Dropship. Mudah Kok!

2 210

Saat memulai sebuah bisnis, online business misalnya, salah satu elemen penting adalah memiliki produk untuk dijual. Bagaimana Anda mendapatkan produk, dimana menemukan produk tersebut, bagaimana Anda tahu tempat produk tersebut dijual, bagaimana Anda membawa produk tersebut ke pelanggan, dan sederet pertanyaan lainnya. Ini salah satu panduan cara mendapatkan uang dari dropship yang bisa Anda coba.

Bagi Anda seorang entrepreneur online, ada banyak jawaban atas semua pertanyaan tersebut. Tentu saja, produk bisa dibuat sendiri. Akan tetapi, membuat produk sendiri butuh proses panjang dan memakan waktu. (Baca Juga: Cara Menghasilkan Uang dari Internet Bagi Pemula)

Atau, Anda bisa juga membeli dalam jumlah besar (grosir) dari produsen dan mengirimkannya kepada pelanggan saat ada transaksi pembelian. Cara ini salah satu solusi yang mahal. Anda harus mengambil risiko berinvestasi di pembelian stok produk, menyimpan stok, atau risiko tidak terjadinya penjualan. Terlebih lagi, akan sangat menyusahkan jika berurusan dengan item barang yang mudah rusak.

Apakah ada solusi agar terhindar dari semua risiko tersebut? Ya, pastinya! Anda bisa mendapatkan uang dengan cara bisnis dropship. Sistem dropshipping membuat seluruh proses bisnis rintisan online jauh lebih mudah. Sistem ini sudah menjadi populer beberapa tahun ini. Bisnis dropship merupakan salah satu cara termudah, tercepat, berisiko rendah dalam memulai bisnis online.

Cara mendapatkan uang dari dropship salah satu yang direkomendasikan oleh banyak wirausahawan. Pelajari dengan lebih mendalam tentang bagaimana sistem bisnis dropshipping, bagaimana cara kerja bisnis dropship, dan hal penting lain sebelum benar-benar memulainya.

Tabeli berikut ini bisa membantu Anda memberikan gambaran singkat tentang kelebihan dan kekurangan memulai bisnis dropship Anda.

Kelebihan Bisnis DropshipKekurangan Bisnis Dropship
Dapat menjual hampir semua jenis produk, dari semua niche bisnis.Biaya handling dropship yang bisa mengurangi profit.
Model bisnis yang sudah terbukti, bahkan digunakan oleh perusahaan retail besar.Tidak semua perusahaan menyediakan model dropship.
Tidak perlu repot dengan urusan penyimpanan stok.Supplier harus memberikan data stok produk yang akurat.
Tidak perlu pusing dengan packaging produk atau pengiriman.Beberapa supplier memiliki layanan yang buruk, pengiriman lambat, dll.
Modal awal kecil.

Cara Mendapatkan Uang dari Bisnis Dropship. Ini Langkah Memulainya!

Para pengamat bisnis memprediksi bahwa 20-30% retail online menggunakan model bisnis dropshipping ini. Jadi, ini salah satu model bisnis yang sudah terbukti dan berpotensi membuat bisnis Anda sukses. Bahkan, perusahaan retail besar seperti Amazon pun menggunakan model bisnis dropshipping. (Baca Juga: 5 Bisnis Online Tanpa Modal Sepeser Pun)

Dengan model bisnis ini, Anda bisa menjual hampir semua produk dari berbagai niche bisnis. Beberapa marketplace besar di Indonesia, seperti Tokopedia, Bukalapak, juga memberikan kemudahan bagi yang ingin menggunakan sistem dropship. Semua produk yang dijual di marketplace tersebut dapat dibuat dropship.

Keunggulan model bisnis dropshipping utamanya adalah tidak harus berurusan dengan berbagai kerepotan dari bisnis tradisional, seperti:

  • Menyimpan produk (bisa membutuhkan biaya mahal jika Anda memiliki persediaan produk banyak dan butuh sewa ruang).
  • Pengemasan atau pengiriman produk, menyiapkan pesanan dan mengirimkan ke kurir.
  • Harus memiliki modal awal yang lumayan untuk membeli produk grosir dan menjualnya kembali.

Saat menjalankan bisnis dropshipping, Anda akan terhindar dari masalah-masalah dan potensi kerugian dari investasi di awal.

Selain semua keunggulan di atas, Anda tak perlu bingung tentang bagaimana menyewa ruang komersial, mempekerjakan karyawan, atau harus berada di lokasi fisik yang sering kali macet saat jam kerja.

Anda telah mengetahui manfaat dari sistem bisnis dropship, selanjutnya kita perlu pahami juga bagaimana cara kerja model bisnis dropship tersebut.

Cara Kerja Model Bisnis Dropship

Memilih bisnis dropshipping mengharuskan Anda bermitra / bekerjasama dengan supplier grosir atau distributor yang menawarkan layanan ini. Tidak semua produsen / pedagang grosir menawarkan sistem dropship. Tetapi, di era digital saat ini layanan dropshipping menjadi salah satu strategi ampuh bagi produsen dalam memasarkan produknya.

Anda hanya perlu berfokus pada aspek pemasaran dari bisnis dropship. Hal ini bisa dimulai dengan membuat website yang memuat produk-produk dropship, menulis blog, melakukan promosi via media sosial atau email, atau cara lain yang bisa menggaet prospek atau pelanggan.

Anda akan memberitahukan kepada prospek atau calon pelanggan tentang produk yang dijual. Beritahukan kepada mereka bagaimana produk tersebut dapat meningkatkan kualitas hidupnya. Intinya, Anda melakukan semua aspek pemasaran, promosi, periklanan dalam mendapatkan pelanggan dan menghasilkan penjualan.

Saat terjadi penjualan dan produk harus dikirim, inilah saatnya dropshipping mengambil alih. Produsen harus memiliki persediaan produk di gudangnya. Anda memberitahukan kepada produsen tentang penjualan tersebut, membayar harga grosir untuk setiap pesanan.

Hal ini dapat dilakukan via email, transaksi online, atau cara lain yang telah ditentukan oleh produsen dropshipper. Biasanya, proses ini sepenuhnya otomatis sehingga menghemat waktu. Anda bisa berfokus pada aspek pemasaran bisnis dan sedikit bersinggungan dengan operasional bisnis.

Perusahaan dropshipping menyatukan pesanan dan mengirimkannya langsung ke pelanggan Anda, tanpa menyertakan detail harga atau informasi tentang pemasok. Pelanggan mengira paket tersebut datang langsung dari Anda.

Biasanya, perusahaan dropshipping akan mengenakan biaya untuk layanan tersebut. Besaran biayanya tentu bervariasi setiap perusahaan. Ini disebut sebagai biaya penanganan (handling) atau biaya dropship. Biaya ini diluar harga grosir produk dan biaya pengiriman. Akan tetapi, ada banyak juga produsen yang membebaskan biaya ini.

Anda masih bisa mendapat untung dengan dropshipping, meskipun marginnya lebih tipis. Jika ingin meningkatkan laba, Anda dapat menaikkan harga. Setidaknya tidak terlalu tinggi dari harga pasar. Anda juga dapat menjual lebih banyak volume. Selain itu, hubungi produsen dropshipping untuk menegosiasikan biaya penanganan yang lebih rendah.

Perlu diingat, Anda tidak memiliki risiko membayar uang di muka. Biaya ini ada jika Anda sudah menjual produk.

Produk Apa yang Bisa Menggunakan Sistem Dropship?

Tak jauh berbeda dengan bisnis online, pasti Anda ingin berada di pasar yang banyak diminati dengan banyak orang yang siap membeli produk yang dijual. Skenario terbaiknya adalah niche bisnis yang dipilih tersebut sebaiknya sesuai dengan minat pribadi Anda.

Jika Anda memiliki passion untuk pasar atau produk dengan niche tertentu, antusiasme ini akan membuat upaya pemasaran dan perluasan bisnis semakin kuat. Tak hanya itu, jika Anda menikmati bisnis yang sesuai minat, akan jauh lebih menyenangkan.

Ada banyak produsen dropshipper dari berbagai niche pasar dan jenis produk. Ini diantaranya peralatan rumah tangga, barang elektronik, fashion, perlengkapan kecantikan, dan masih banyak lagi lainnya.

Tempat yang tepat untuk memeriksa niche pasar yang diminati adalah platform marketplace besar seperti Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak. Produk apa pun yang berada di deretan terlaris, bisa jadi cocok untuk bisnis dropship Anda.

Perhatikan juga tren yang sedang berkembang di media sosial semacam Instagram, Facebook, dan Twitter. Bisa jug mencari produk yang menjadi tren di berita, atau dengarkan produk yang dibicarakan oleh teman atau lingkungan terdekat Anda.

Kesalahan besar yang dilakukan banyak orang ketika memulai segala jenis bisnis, termasuk dropshipping, adalah jika mereka melihat orang lain melakukannya, mereka pikir itu terlalu kompetitif dan tidak dapat menghasilkan uang di bisnis tersebut. Itu sebenarnya tidak terlalu tepat. Jika ada banyak kompetisi di niche tertentu menandakan bahwa pasar tersebut besar, sehat dan menguntungkan.

Ingat, saat Anda dapat menjual produk yang sedang tren dan / atau musiman, pertimbangkan juga menjual produk yang dapat dijual jangka panjang. Artinya, produk-produk ini akan selalu memiliki permintaan dan penjualan lebih konsisten.

Memilih Produsen Dropshipping (Dropshipper)

Sebelum memulai bisnis dengan sistem dropship, pertimbangkan untuk membeli sebuah produk dari sudut pandang pelanggan. Penting untuk dicatat tentang proses transaksi, berapa lama pengiriman, atau hal yang terkait retur (pengembalian barang).

Tanyakan kepada dropshipper potensial tentang bagaimana mereka menginformasikan stok setiap produknya. Jika Anda barhasil menjual item barang ke pelanggan tetapi stok di dropshipper habis, ini bisa menjadi dilema bagi Anda.

Mengetes pembelian produk juga akan memberi kesempatan untuk melihat kualitas produk tersebut. Pastikan produk berada pada tingkat kualitas yang terbaik sehingga Anda bangga menawarkannya ke pelanggan. Dalam beberapa kasus, dropshipper akan bersedia mengirimi Anda produk sample untuk evaluasi atau setidaknya menjualnya kepada Anda dengan biaya lebih murah.

Jika sudah tertarik pada niche produk tertentu dan telah menggunakan produk lain yang serupa, Anda dapat menguji sendiri produk tersebut. Gunakan produk itu dan pelajari apakah memenuhi kualitas yang dijanjikan. Apakah produk tersebut terbuat dari bahan-bahan berkualitas? Bisa juga dengan memeriksa ulasan dari orang lain secara online.

Jika Anda tidak memasuki niche pasar, mintalah seorang teman atau anggota keluarga untuk mencoba produk tersebut. Juga lakukan riset dengan memeriksa ulasan online secara menyeluruh dan forum di niche tersebut untuk melihat komentar dari pengguna. Mengetahui produk juga akan membantu Anda menjualnya, membuat pemasaran jauh lebih original dan efektif.

Berikut adalah beberapa dropshipper yang bisa Anda coba:

  • Dusdusan
  • DropshipAja
  • Tokopedia
  • Bukalapak
  • dll…

Anda bisa mencari produsen yang membuka layanan dropshipping melalui mesin pencari Google.

Cara Mendapatkan Uang Termudah dari Bisnis Dropship

Bisnis dropship adalah cara cepat, mudah, dan berisiko rendah untuk mulai menjual produk secara online. Anda tidak akan harus berinvestasi uang di muka untuk membeli stok produk, mitra dropshipper Anda akan menangani semua pengiriman ke pelanggan.

Pilih niche pasar dan produk yang tepat, dan Anda dapat memiliki usaha yang menguntungkan untuk jangka panjang. Anda bahkan dapat berekspansi ke niche lain dan menjual produk lainnya.

Sumber www.thebalancesmb.com
2 Komentar
  1. Chuck Look Pengguna Berkata

    Tanya donk min….
    Ketika kita menjadi dropshipper, maka kepada siapakah pembeli akan melakukan pembayaran?

    1. Caesar A. Adhiputra Pengguna Berkata

      Pembeli akan membayar ke Anda sebagai penjual. Nantinya, Anda yang akan membeli item / barangnya kepada supplier. Pihak supplier akan mengirimkan barang / item tersebut kepada pelanggan Anda dengan atas nama bisnis / usaha Anda.

Tinggalkan Balasan

Data Email Anda Aman dan Tidak Akan Pernah Disalahgunakan.